Dispora Sumbar Lakukan Penataan Tahap II GOR H Agus Salim Guna Tertibkan PKL

Dispora Sumbar Lakukan Penataan Tahap II GOR H Agus Salim Guna Tertibkan PKL

Padang, - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan lakukan penataan tahap II dalam rangka pengelolaan kawasan Gelora Olahraga H Agus Salim (GHAS) guna penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pelayanan kepada masyarakat untuk berolahraga.

Kepala Bidang olahraga Dispora Sumbar, Rasyidi Sumetri, mengatakan Jumat (3/09) sudah dilakukan rapat evaluasi dan pengelolaan tahap II antara tim pengelola dengan Kadispora Provinsi Sumbar, Deddy Diantolani.

“Rapat perencanaan relokasi tahap II baru selesai digelar jadi belum ada himbauan kepada PKL karena kita harus siapkan terlebih dahulu data, ukuran lokasi, setelah datanya rampung dan lokasinya sudah tepat masyarakat akan diberitahu secepat mungkin, ” katanya.

Ia menjelaskan relokasi ini akan dilakukan secepat mungkin setelah persiapan maksimal, nantinya tempat berdagang dibagi ke tiga lokasi, lokasi A di lapangan parkir panjat tebing, lokasi B di pelataran rumput pameran, dan lokasi C di Pujasera.

“Nanti akan disosialikan didata dan ditata, selanjutnya akan diukur lokasi yang cocok, bagi yang tidak mengikuti dan tidak mentaati dengan berat hati kami dari tim pengelola akan melarang untuk berjualan di kawasan GHAS, ” jelasnya.

“Masyarakat juga dihimbau untuk tidak belanja di pedagang yang berdagang di trotoar, dan pedagang pun demikian , jadi kawasan Gor H Agus Salim itu bersih dan tempat berdagang akan ditata dengan sebaik mungkin, ” lanjutnya.

Rasydi Sumetri megungkapkan berkaca dari penataan tahap pertama kami tidak mengalami kesulitan sama sekali, karena emang mereka tahu bahwa kawasan GHAS ini bukan pasar dan bukan tempat untuk berdagang.

“Dispora berat hati memberi izin, dan jalan tengahnya ya harus dikelola, sebenarnya berdagang di kawasan GHAS tidak diperbolehkan, karena stadion ini notabene adalah tempat berolahraga, tapi karena sudah menjamur terpaksa kita kelola, relokasi dan pindahkan tempatnya, ” ungkapnya.

Selanjutnya, Dispora akan menyosialisasikan ke masyarakat tentang aturan tempat berdagang serta waktu juga akan ditentukan, tidak boleh 24 jam berjualan di kawasan GHAS.

“Selama ini sesuka hati mereka saja, bahkan ada yang juga tinggal di bawah stadion, kalau tidak mau berjualan di tempat yang ditentukan dan mengikuti aturan yang ada silakan cari tempat lain, ” ujarnya.

Ia berharap masyarakat menyadari bahwa trotoar tidak boleh boleh digunakan, mari sama-sama mendukung agar para pedagang berjualan di lokasi yang sudah ditentukan oleh pengelola.

“Saat ini kita lebih fokus kepada menata PKL yang berdagang di trotoar, pelan-pelan akan kita himbau agar mereka mau ditata dengan baik, semoga dengan cara itu kita bisa kembalikan fungsi stadion sebagai tempat berolahraga, Dispora bukan dinas pasar, dan GHAS bukan pasar, ” katanya. (*)

Afrizal

Afrizal

Previous Article

Maksimalkan Vaksinasi, Mahyeldi: Optimalkan...

Next Article

Berhasil Dievakuasi, Begini Kondisi Pendaki...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 295

Postingan Tahun ini: 890

Registered: Jan 24, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 222

Postingan Tahun ini: 2140

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 219

Postingan Tahun ini: 2113

Registered: Feb 19, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 161

Postingan Tahun ini: 385

Registered: Jun 16, 2021

Profle

F.M. Ali Paser

18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021
Bayi 3 Bulan Ini Terlantar, Gara Gara Dua Ibu Saling Cakar dan Ditahan Polsek Mauk Tangerang
Ridhawati Kecewa, Pasien Sakit Disuruh  Pulang

Follow Us

Recommended Posts

Aliran Air PDAM di Sejumlah Kawasan di Kota Padang Akan Mati Malam Ini, Berikut Rinciannya
Wagub Audy Ingatkan 2 Faktor Utama Pengembangan Pariwisata di Sumbar
Kapolda Sumbar hadiri Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Serentak di Universitas Negeri Padang 
Polisi Ringkus Pengupak Rumah di Koto Baru Lubuk Begalung Padang
Terminal Anak Air Termegah di Sumatra, Telan Dana Rp70 M Diuji Coba 1 Oktober